Laman

Cara Mudah Blok Akses Internet di Mikrotik Untuk IP Address Tertentu



Jika ada IP address yang tidak anda inginkan konek ke internet,bisa kita blok atau drop dengan mikrotik router langkahnya adlah sebagai berikut:

1.       Login Menggunakan Winbox
2.       Pilih Menu IP Firewall – Filter Rules, selanjutnya klik tombol +

3.       Selanjutnya Klik Apply dan Ok
4.       Maka firewall Blok Akses Internet Telah terbuat, tempatkan di posisi paling atas.

5.       Untuk Pengujian Coba buka situs detik.com menggunakan komputer tersebut, secara otomatis client tersebut tidak akan bisa membuka internet karena sudah di blok.


Selamat Mencoba


Memonitoring dan Melihat Pemakaian Bandwith Client Berdasarkan IP Address


Pada tutorial yang lalu telah dibahas mengenai manajemen bandwith dengan Simple Queues dinamis, dimana client bisa mendapatkan  bandwith secara dinamis. Untuk selanjutnya bagaimana kita bisa memantau jumlah pemakaian bandwith client tersebut berdasarkan IP tertentu ? jawabannya adalah  dengan membuat rule forward dari dan ke IP tersebut Sebagai contoh IP 192.168.1.12 sudah di set mengenai forward dengan src-address=192.168.1.12 (Untuk Monitoring Upload)  dan rule forward untuk dst-address=192.168.1.12 (Untuk Monitoring Download)
Langkahnya adalah sebagai berikut:
1.       Login Ke Mikrotik Melalui Winbox
Klik IP - Firewall - Filter Rules. Klik Add +

2.       Selanjutnya Lakukan Dengan Cara yg sama untuk memonitoring Upload Data
Klik IP - Firewall - Filter Rules. Klik Add +

3.       Untuk Pengujian Lakukan Download Menggunakan Komputer  IP 192.168.1.12, sehingga hasilnya tampak seperti berikut
           



Pada tampilan di atas terlihat bahwa data yang didownload oleh IP 192.168.1.12 adalah sebesar 187,7 MBytes dan data yang diupload oleh IP 192.168.1.12 adalah 4,5 Mbytes. Kondisi tersebut akan terus diakumulasikan sesuai dengan aktifitas download dan upload.

JUAL VIDEO TUTORIAL MIKROTIK BASIC - MAHIR
 PEMESANAN & ORDER 081214518859

Selamat Mencoba Good Luck,


SALAM PADEPOKAN IT


Cara Mudah Mengatur Bandwith Internet Menggunakan Mikrotik dengan Model Simple Queues Dinamis


Dalam tutorial ini akan dibahas bagaimana pembagian bandwith dilakukan secara dinamis, artinya alokasi bandwith yang didapat oleh seorang user akan bergantung dari ada tidaknya user lain yang sedang menggunakan bandwith dijaringan. Jika menerapkan manajem,en bandwith dengan cara ini maka admin akan menerapkan CIR dan MIR yang berbeda. Pada kondisi traffic jaringan yang sangat sibuk komputer user akan mendapatkan alokasi bandwith sesuai nilai CIR, sedangkan jika kondisi jaringan sangat sepi maka komputer user akan mendapatkan alokasi bandwith tertinggi (MIS). 

Manajemen Bandwith ini saya terapkan Real di sebuah Perusahaan Manufactur dengan Jumlah Client 30 dan Bandwith sebesar 2 Mbps. Berikut langkah Implementasinya:

1.       Buat MIR dengan nama limit-all sebagai induk (parent)
Syntak Via Terminal
 queue simple add name="limit-all" target-addresses=192.168.1.0/24
 interface=ether2-LAN max-limit=2M/2M

Via Winbox
Kik Menu Queues dan pilih Simple Queue



2.       Konfigurasi Bandwith Client dengan mengatur Nilai CIR dn MIR yang akan di dapatsetiap user komputer. Konfigurasi CIR dan MIR untuk setiap client akan menggunakan konfigurasi pertama (Name=limit-all) sebagai induk parent
Syntak
queue simple add name name="IT-1" target-addresses=192.168.1.13/32 interface=ether2-LAN parent=limit-all limit-at=64k/64k max-limit=2M/2M 

Via Winbox
Kik Menu Queues dan pilih Simple Queue


 Notes:
 Lakukan Konfigurasi Untuk Client yang lainnya caranya sama hanya Target Addressnya saja yang Beda dan Limitnya tentukan sesuai kebutuhan.


3.       Setelah Semua Client Diatur Bandwithnya, lakukan pengujian dengan cara lakukan download atau browsing di salah satu client. Hasilnya tampak seperti berikut:



Pada Gambar diatas terlihat Client Receptionist telah melawati Batas Bandwith yang ditentukan sehingga Di Beri Warna Merah. Dan client HRD-3 di beri tanda Kuning artinya client tersebut akan mendekati Bandwith yang telah di tentukan.

Penjelasan

Pada Implementasi yang telah diterapkan jika hanya ada satu atau dua user yang memakai internet maka keduanya akan mendapatkan alokasi bandwith masing-masing 1 mbps. Ini memperlihatkan bahwa semua alokasi bandwith 2 mbps sudah terpakai. Dan jika hanya satu user yang online maka user tersebut akan mendapat bandwith Full 2 Mbps. Untuk membuktikannya anda bisa test bandwith menggunakan layanan speedtest.net. dan jika semua user online maka user-user tersebut akan mendapatkan bandwith sesuai dengan nilai CIR yang telah di tetapkan.


Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa nilai CIR pada setiap user pada cara simple queue dinamis  adalah nilai minimal badwith yg diberikan sedangkan nilai MIR yang akan didapat setiap komputer user adalah 2 mbps yaitu nilai maximal bandwith yang diberikan. Atau jika anda ingin melimit bandwith sesuai kebutuhan anda bisa memberikan nilai MIR nya dibawah 2 mbps. Seperti pada contoh diatas diberikan nilai MIR pada user receptionist sebesar 128 kbps. Jadi dalam kondisi internet sepi user tersebut tetap hanya akan mendapatkan 128 kbps.

SELAMAT MENCOBA GOODLUCK

READY VIDEO MIKROTIK BASIC - MAHIR



Cara Mudah Blokir Situs Berdasarkan IP Address Tertentu Di mIkrotik



Dalam Tutorial Ini akan dibahas bagaimana memblok situs berdasarkan IP Tertentu. Dalam kasus ini missal kita akan memblok situs Facebook supaya tidak bisa diakses oleh salah satu client. Teknik ini merupakan penerapan firewall di mikrotik penggabungan fungsi Nat dan Address List

Syarat
1.       Mikrotik Sudah Running Sebagai Router
2.       Familiar Dengan Aplikasi Winbox
3.       Seluruh Client Mikrotik Sudah bisa akses internet

Langkah –Langkah Pengaturan:

1.       Buat NAT Baru
·         IP - Firewall – NAT
·         Pada General Tab chain=srcnat,src.Addres = 192.168.1.0 pada Advanced Tab src.Addres List = Limited_web (tulis manual) pada Action tab Action = masquerade


2.       Masukan Situs Yang akan di Blokir
·         Klik IP – Firewall – Mangle
·         pada general tab chain = prerouting
pada advanced tab content = www.facebook.com
pada action tab action= add dst to addres list, addres list = deny


   
jika anda ingin menambahkan situs yang akan di blokir copy paste aja rule di atas dan ganti pada advanced tab Content isi dengan nama website yang akan di blokir

3.       Mengaktifkan Blokir yang Telah dibuat
·         IP – Firewall – Filter Rule
·         pada general tab chain = forward
pada advanced tab src addres list = limited web dst addres list = deny
pada action tab action = drop

Syntak diatas maksutnaya adalah kita memblokir semua situs yang kita beri judul deny hanya pada NAT limited_web




4.       Memasukkan daftar IP addres yang masuk dalam NAT Limited_web
·         ip - firewall - addres list
·         Klick add pada kiri atas gambar + merah name = limited web, addres = 192.168.1.12


sekarang ip 192.168.12  bisa konek ke internet tapi tidak bisa buka facebook

5.       Pengujian
Buka Browser di Client 192.168.1.12 selanjutnya buka situs Facebook, atau bias juga ping ke situs facebook. Ini hasilnya

Situs Facebook Tidak bias terbuka, Browser Terus Melakukan Connecting





Info Video Tutorial Mikrotik Bisa dilihat disini

Video Tutorial yang kami Buat Membahas Semua Fitur Mikrotik Mulai dari Tingkat Basic sampai dengan Mahir lebih dari 120 Video Materi Tutorial baik konsep dan Praktek.


SELAMAT MENCOBA GOOD LUCK

Salam Padepokan IT
IT Training Center & IT Solution
www.padepokanit.com