Laman

Cara Memisahkan Jalur 2 ISP di jaringan LAN

Pada tutorial kali ini dibahas bagaimana cara memisahkan jalur 2 ISP untuk jaringan beda Network di LAN. Artinya Terdapat dua LAN yg berbeda Network dimana LAN 1 menggunakan ISP 1 dan LAN 2 menggunakan ISP 2 jika salah satu ISP down otomatis akan di Backup oleh ISP lain. Dan masing-masing LAN bisa saling Ping (Terkoneksi) artinya bisa berbagi sumber daya jaringan untuk file sharing.

Network Topologi

ISP 1 -----> Ether 1
ISP 2 ------> Ether 2
LAN 1 ------> Ether 3
LAN 2 ----- > Ether 4

Setting IP Address


Langkahnya

1. Mikrotik telah di setting Konfigurasi Dasar sampai terkoneksi ke internet, Default Route ISP-1 yg dibuat nantinya menjadi Local Proses. Contoh Router akan connect  ke internet



2. Buat 2 Buah NAT (Ether 1 dan Ether 2)
3. Buat Route Rules dengan 4 Parameter seperti berikut

Parameter Menentukan Jalur ISP 1 dan ISP 2 Sesuai Network LAN

Parameter Untuk Membypass Antar  Network LAN Supaya Tidak Masuk ke Jalur Masing-Masing ISP Posisi Rule ini harus Berada Paling atas



4.  Buat Routing Static ke 2 Gateway dan Routing Mark diarahkan ke masing-masing ISP, Parameter Check Gateway dibuat Ping



5. Lakukan ujicoba TraceRoute


        Menggunakan OS Linux dengan Parameter traceroute 8.8.8.8


Ujicoba Dari LAN 2
Routing sudah sesuai menggunakan ISP2
Gateway 192.168.20.1

Ujicoba Dari LAN 1
Routing sudah sesuai menggunakan ISP 1
Gateway 192.168.1.1


Menggunakan OS Windows Dengan Parameter tracert -d 8.8.8.8

UJICOBA DI LAN 1


UJICOBA DI LAN 2



Demikian Tutorial Cara Memisahkan 2 ISP untuk masing-masing LAN menggunakan Fungsi Route - Rules.dimana Default Route yang dibuat menjadi tiga, yg dua sebagai Routing ke ISP masing-masing yg dituju dan satu sebagai Default Route Local Proses di sisi Router. lakukan juga pengujian Fail Over


Selamat Mencoba



Salam Padepokan IT Course
www.padepokanit.com







Studi Kasus Bridging Mikrotik Menggabungkan Beberapa Access Point dalam satu Subnet Network

Pada tutorial ini dibahas bagaimana membuat Bridge di mikrotik untuk Menggabungkan Beberapa Access Point dalam satu Subnet Network.

Topologinya sebagai berikut





Tahapan konfigurasi

1. Buat Bridge di Mikrotik untuk Port 2-5
2. Setting IP Address pada interface Bridge, Setting DHCP Client,
    Seting DNS, dan  NAT
3. Setting Semua Access Point menjadi Mode Access Point dan DHCP di disable
4. Koneksikan semua AP ke Port mikrotik
5. Buat DHCP Server di Mikrotik
6. Lakukan ujicoba


Demikian Cara Setting Bridging Mikrotik Menggabungkan Beberapa Access Point dalam satu Subnet Network. output dari settingan diatas semua Wifi Access Point akan berada dalam Satu network yang sama, dan mendapat IP DHCP Server dari Mikrotik.

Catatan untuk mengkonfigurasi studi kasus diatas diasumsikan anda telah menguasai dasar-dasar konfigurasi mikrotik, Setting Dasar Bridge dan pernah setting Acces Point.

Untuk Tutorial setting Dasar Bridge bisa dilihat di Tutorial ini

 

Selamat mencoba


Salam Padepokan IT Course