Laman

Cara Setting Wifi Range Extender R200 Sebagai Repeater

Pada tutorial ini ini kita akan berbagi tips untuk meningkatkan jangkauan signal Wifi/hotsot dari access point dirumah atau dikantor Menggunakan Wifi Range Extender R-200. Cara dan masalah ini sering ditanyakan karena terkadang disuatu rumah apalagi dikantor yang memiliki banyak ruangan dan bersekat tebal sehinga jangkauan wifi tidak sampai pada titik tertentu.

Sebuah alat yang dapat membantu meningkatkan jangkauan sinyal wifi dengan efektif adalah “wifi extender”, yang mana saat ini banyak orang yang mencari perangkat ini untuk digunakanWiFi Range Extender atau biasa juga disebut WiFi Repeater ini memiliki fungsi yang baik yaitu untuk menambah jarak sinyal dari WiFi yang sudah didapat/diatur

Pada tutorial kali ini akan dibahas bagaimana setting Wifi Extender Milik TPLINK  langkahnya :

1.       Pertama-tama  colokan alatnya dan tunggu hingga lampu hidup dan berkedip-kedip menunjukan wireless sudah siap dikoneksikan.
2.       Buka komputer atau smartphone, silahkan hubungkan pada SSID tersebut. Untuk melihat SSID alat tersebut bisa menuju bagian belakang bawah pada alat akan terdapat tulisan Default SSID.
3.       Jika sudah terhubung silahkan buka browser (firefox) dan menuju situs http://tplinkextender.net dan jika bertenu halaman masuk/login silahkan masukan user admin dan password admin, lalu klik ENTER.


4.       Selanjutnya Setelah  itu akan masuk pada halaman admin Quick Setup Wizard, silahkan klik next 



5.       Tahap selanjutnya setelah klik next adalah memilih negara, silahkan cari indonesia dan klik Next. Maka system akan menelusuri WiFi yang tersedia dan cukup pilih saja dengan cara centang dibagian kiri, lalu klik next. 

6.       Selanjutnya sekarang tinggal menulis beberapa informasi saja, yaitu password wifi, dan nama SSID, and abisa mengganti nama SSID sendiri dengan memilih Customize dan masukan SSID baru pada kolom kedua yang ada disamping. Jika sudah silahkan klik next. 

Kemudian Pilih AP utama yang menjad Pusatnya Seperti terlihat pada gambar dibawah ini
 

7.       Tunggu hingga loading 100% dan otomatis alat ini akan mulai restart otomatis. Tunggu sejenak dan SSID yang telah diatur tadi sudah terdeteksi, dan hubungkan saja.






 HASIL AKHIR KONFIGURASI



Selamat Mencoba



Cara Membuat Grafik Pie di Excel Studi Kasus Menghitung Presentase Pilkada


Pada tutorial kali ini saya akan membahas bagaimana membuat grafik Pie diexcel dimana studi kasusnya adalah Menghitung Presentase Pilkada atau Pemilu. Diagram lingkaran atau Pie  merupakan penyajian statistik data tunggal dalam bentuk lingkaran yang dibagi menjadi beberapa juring atau sektor. Setiap juring menggambarkan banyak frekuensi untuk setiap data dalam bentuk sudut dengan satuan derajat atau persen. pie chart digunakan untuk membandingkan antar bagian terhadap total. biasanya pie chart dalam bentuk persentase karena nilainya merupakan bagian-bagian yang dijumlah menjadi satu.

Langkah Membuatnya
1.       Buat Tabel Datanya Seperti Terlihat Pada Gambar dibawah ini


2.       Selanjutnya Untuk Rumus Urutannya Sebagai Berikut.

Hitung
1.       Tentukan Total Warga Pemilih
2.       SUM Hasil Total Pemilih
3.       Isi presentasi Nama Calon Gunakan Fungsi Absolute dengan Rumus Total / Total Warga gunakan fungsi Absolute untuk mengunci Cell Total Warga
4.       Untuk Menghitung Golput Rumusnya Total Warga – Total Pemilih



3.       Kemudian Buat Rekapitulasi Tabel Perolehan Suara

4.       Kemudian Buat Grafik Pie  Acuannya ke Tabel Rekapitulasi Pilkada (Insert – Pie)
5.       Edit Grafik Sampai Hasilnya Seperti Tampak Pada Gambar Berikut




Langkahnya
1.       Munculkan Data Lable
2.       Selanjutnya Klik Kanan pada Grafik  dan Pilih Format Data Label


Catatan Dengan dibuat grafik tersebut, maka jika ada perubahan
di data tabel master maka grafik akan ikut berubah

Selamat Mencoba


SALAM PADEPOKAN IT


Implementasi DHCP Relay di Mikrotik Studi Kasus Membuat Backup IP DHCP Server


Pada Tutorial kali ini akan dibahas bagaimana mengimplementasikan DHCP Relay dimikrotik. DHCP Relay merupakan sebuah metode untuk distribusi IP Address ke perangkat client dengan memanfaatkan DHCP server yang terpusat pada router lain. Sehingga bisa dikatakan router yang menjadi DHCP relay hanya meneruskan 'DHCP Request' dari perangkat client ke DHCP server. Pada studi kasus ini akan dibahas bagaimana membuat Backup DHCP jika IP DHCP yang dibuat habis.



Jadi mekanisme kerjanya jika ada client yang merequest DHCP Server maka Mikrotik akan memberikan IP DHCP Server dengan segmen yang berbeda jika IP sudah habis. Missal IP DHCP Server utama 192.168.2.0/24 maka PC Client Tersebut akan di kasih Segmen IP 192.168.3.0/24. Contoh ril di sebuah kantor terdapat jumlah PC 200 yang menggunakan DHCP Server, kemudian ada penambahan computer baru sebanyak 100 unit. Maka IP DHCP Server harus melakukan Next Pool ke DHCP Pool 2 supaya Client masih bisa mendapatkan Akses Internet dari Mikrotik.

Berikut Langkah Detailnya
1.       Tambahkan IP Address Baru di interface Ether2-LAN dengan IP 192.168.3.1/24


2.       Selanjutnya Masuk ke menu IP – DHCP Server, dan Klik DHCP Setup
3.       Tentukan Interface ke ether2-LAN
4.       Selanjutnya Pada pilihan IP Address Space  rubah Segmen IP ke 192.168.3.0/24 dengan Gateway 192.168.3.1
      



5.       Dan arahkan DHCP Relaynya ke 192.168.2.1

RELAY KE GATEWAY 192.168.2.1

6.       Ikuti langkah pembuatan sampai selesai. hasilnya Seperti terlihat pada Gambar dibawah ini


7.       Kemudian Masuk ke IP Pool dan Edit DHCP Pool 1,  selanjutnya pada bagian Next Pool arahkan ke DHCP Pool 2


8.       Kemudian lakukan ujicoba. Maka otomatis client akan di arahkan ke DHCP Pool 2 jika IP DHCP Server di DHCP Pool 1 Habis. seperti terlihat pada gambar dibawah ini.


Demikian Tutorial Penggunaan DHCP Relay di Mikrotik. Sampai pada tahap ini jika pada client di setiap network melakukan 'DHCP Request', maka alokasi IP Address akan didapat dari distribusi DHCP Server di DHCP Pool 2 sebagai Backup DHCP.

Selamat Mencoba


SALAM PADEPOKAN IT
www.padepokanit.com