Laman

Tips Restart Mikrotik Secara Otomatis Menggunakan System Scheduler


Manfaat Mikrotik di Restart adalah untuk Merefresh Kinerja Router, Karena router bekerja 24 jam tanpa henti maka untuk itu perlu di restart secara otomatis menggunakan system scheduler. Pada dasarnya scheduler pada Mikrotik bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti pemblokiran situs terntentu pada jam tertentu, Limit bandwidth pada jam tertentu dan masih banyak lagi, pada intinya fungsi scheduler adalah melakukan penjadwalan pada system router mikrotik tergantung apa yang ingin anda dijadwalkan.Pada tutorial kali ini akan dibahas bagaimana membuat penjadwalan restart otoomatis pada Mikrotik. Setting penjadwalan restart Router Mikrotik ini merupakan setting paling mudah dan simpel,  menggunakan winbox.

Langkah-Langkahnya adalah sebagai berikut

1.     Setting “clock” pada Router Mikrotik anda, karena sistem penjadwalan “scheduler” berdasarkan sistem waktu pada Router Mikrotik anda. Tutorialnya bisa diliat disini
2.       Selanjutnya klik “System” – “scheduler”
3.       Klik tanda [+] pada jendela scheduler, dan isikan penjadwalan yang anda inginkan dan jangan lupa pada kolom “On Event” isikan “/system reboot” sebagai perintah untuk restart,
Pada contoh  berikut, Router Mikrotik di setting agar restart setiap hari pada jam 00:00 (tengah malam)

Keterangan

·         Name : Nama penjadwalan yang anda inginkan
·         Start Date : Tanggal dimulainya penjadwalan tersebut dimulai, secara otomatis akan tertulis tnggal hari ini.
·         Start Time : Kapan penjadwalan dieksekusi, dalam kasus ini, adalah jam dimana saat Router Mikrotik direstart secara otomatis oleh system.
·         Interval : Interval / jangka waktu penjadwalan, dalam kasus ini setiap berapa jam / hari router akan di restart, dalam contoh interval-nya 1d (satu hari) yang artinya, penjadwalan akan di eksekusi 1 hari setelah penjadwalan pertama dieksekusi, simpelnya setiap hari pada jam 00:00 Router Mikrotik dijadwalkan untuk restart.
·         On Event : Kolom yang berisi “perintah” atau “script” yang harus dieksekusi dalam penjadwalan. Dalam kasus ini adalah script/perintah untuk restart, maka di isi dengan “/system reboot”

Selamat Mencoba


No comments:

Post a Comment